Rabu, 21 Juli 2021

Sedekah Ladang Amal (4)

Salah satu yang mendasari manusia bersedekah adalah firman Allah  yang menyebutkan:

"Dan pada harta benda mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak meminta."

QS.Az-Zariyat (51):19.

Kita bersedekah karena meyakini bahwa ada hak orang lain yang dititipkan via kita. Dan juga percaya bersedekah tidak akan membuat rezeki kita berkurang bahkan malah Allah melancarkan rezeki serta melipat gandakan pahala  kita yang bersedekah. Berikut firman Allah:

" Barangsiapa meminjami Allah dengan pinjaman yang baik maka Allah melipatgandakan ganti kepadanya dengan banyak. Allah menahan dan melapangkan (rezeki) dan kepadaNyalah kamu dikembalikan."

QS. Al-Baqarah (2):245.

" ...dan menginfakkan sebagian dari rezeki yang telah kami berikan kepada mereka."

QS. Al-Qasas (28):54.

Dan hendaknya selalu kita camkan  bahwa ditangan Allah lah kelapangan kesempitan rezeki kita, sesuai firmanNya:

"Katakanlah, " Sungguh, Tuhanku melapangkan rezeki dan membatasinya bagi siapa yang Dia kehendaki diantara hamba-hambanya. Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dialah pemberi rezeki yang terbaik."

QS. Saba' (34):39.

Semoga ayat-ayat diatas memotivasi kita untuk terus memberi sedekah sebagai bagian dari rezeki yang Allah  pada kita. Dan Allah jualah yang mengembalikannya kembali kepada kita  berupa pahala bersedekah.

Masya Allah.. betapa indahnya lingkaran sedekah yang Allah ajarkan pada kita. Semoga dengan mempraktekan amalan sedekah maka kesejahteraan bagi semua manusia di bumi ini akan terwujud.Aamiin yaa Allah..

Selamat menjalankan Sunnah Dhuha. Salam sehat.

22 Zulkaidah 1442H/03.07.2021.


 

lfh/LFH.

 

www.lydiafreyanihawadi.com

Youtube prof reni akbar hawadi

Sedekah Ladang Amal (3)


Allah SWT suka orang yang bersedekah dan perbuatan baik ini akan memperoleh ganjaran di setiap amalan dan perbuatan baiknya. 

"Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan sebesar zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.

QS:   Az-Zilzal  :7-8).

Kapan sebaiknya kita melakukan sedekah? Nabi Muhammad SAW menganjurkan agar kita bersedekah saat masih badan kita sehat dan kuat. Dan sedekah yang kita lakukan saat sehat ini lebih utama daripada ketika sakit maupun dalam bentuk wasiat setelah wafat.

" Engkau bersedekah dalam keadaan sehat, saat menyayangi harta, takut miskin, dan mengharapkan kekayaan.

"Janganlah engkau menunda-nunda sedekah. Ketika ruh sampai di tenggorokan engkau berwasiat: untuk si anu sekian, untuk sianu sekian. Padahal waktu itu kekayaan sudah menjadi hak ahli waris"

HR. Bukhari dan Muslim

Rasulullah SAW mengingatkan yang utama dalam bersedekah itu sesuai kemampuan seseorang.

"Sedekah yang paling utama adalah yang sesuai dengan kemampuan. Dan dahulukan orang-orang yang menjadi tanggunganmu."

HR. Abu Dawud.

Kepada siapakah sedekah kita prioritaskan?

"Ada empat macam dinar (harta dan penggunaannya). Satu dinar engkau berikan pada orang miskin, satu dinar engkau belanjakan untuk membebaskan hamba sahaya, satu dinar engkau infakkan di jalan Allah, dan satu dinar engkau nafkahkan kepada keluargamu. Yang paling utama dari keempatnya adalah dinar yang engkau nafkahkan untuk keluargamu."

HR. Muslim

Utamakan sedekah untuk keluargamu. Namun perlu juga kita ketahui sedekah tidak melulu tentang material.  Memberikan senyum juga dianggap telah memberikan sedekah.

" Janganlah engkau meremehkan kebaikan sekecil apapun, walaupun itu hanya berupa wajah ceria dihadapan saudaramu."

HR.Muslim

Hal remeh lain yang juga dianggap sebagai sedekah adalah memberi salam

Salam adalah doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT terhadap orang yang ditemui.

Dan terakhir hal remeh yang bisa kita lakukan dan akan memperoleh pahala adalah menolong orang lain terhindar dari berbagai hal buruk yang dapat terjadi.Misalnya, menyingkirkan gangguan di jalan.

Selamat menjalankan Sunnah Dhuha. Salam sehat.

21 Zulkaidah 1442H/02.07.2021.

 

lfh/LFH.

 

www.lydiafreyanihawadi.com

Youtube prof reni akbar hawadi

Sedekah Ladang Amal (2)


Allah menjanjikan balasan rezeki yang berlipat bagi umatNya yang gemar sedekah.

" Katakanlah, Sungguh, Tuhanku melapangkan rezeki dan membatasinya bagi siapa yang Dia kehendaki diantara hamba-hambaNya.Dan apa yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dialah pemberi rezeki yang terbaik"

QS: Saba' (34):39. 

Namun  Allah tidak hanya mengganti rezeki yang terbaik,  bagi  mereka yang bersedekah rutin Allah akan membukakan pintu-pintu rezki.

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda : " Tidak ada satu haripun ketika seorang hamba melewati paginya kecuali akan turun dua malaikat

Lalu salah satunya berkata, Ya Allah berikanlah pengganti bagi siapa yang menafkahkan hartanya, sedangkan yang satunya lagi berkata "Ya Allah berikanlah kehancuran (kebinasaan) kepada yang menahan hartanya (bakhil).

HR. Al-Buhkari dan Muslim

Allah juga menjanjikan bagi mereka yang suka bersedekah pahala yang berlipat ganda, sebagaimana firmanNya:

"Perumpaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki dan Allah Mahaluas, Maha mengetahui"

QS.Al-Baqarah (2):261.

Pemberian balasan Allah SWT tidak memandang apakah dia laki-laki atau perempuan;

" Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, akan dilipatgandakan (balasannya) bagi mereka; dan mereka akan mendapat pahala yang mulia:

QS: Al-Hafid (57):18.

Selamat menjalankan Sunnah Dhuha. Salam sehat.

20 Zulkaidah 1442H/01.07.2021.

 

lfh/LFH.

 

www.lydiafreyanihawadi.com

Youtube prof reni akbar hawadi

Sedekah Ladang Amal (1)


Sedekah berasal dari kata "shadaqa" yang berarti jujur, benar, memberi dengan ikhlas.Maknanya adalah mereka yang bersedekah telah berlaku jujur atas kelebihan yang  Allah berikan padanya.

Mengapa Allah dan Rasulullah memerintahkan ummatnya untuk bersedekah?

"Hendaklah orang yang mempunyai keluasan memberi nafkah menurut kemampuannya, dan orang yang terbatas rezekinya, hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak membebani seseorang melainkan (sesuai) dengan apa yang diberikan Allah kepadanya Allah kelak akan memberikan kelapangan setelah kesempitan.

QS. At-Talaq (65):7.

Allah sangat menyukai orang-orang yang bersedekah.

"Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah.

 Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran dan bergelimang dosa"

QS. Al-Baqarah (2): 276.

Hadis sedekah yang paling utama diriwayatkan Abu Hurairah R.A yang menyebutkan Rasululllah Shallallahu'Alaihi Wa Sallam bersabda:

" Setiap ruas tulang manusia harus disedekahi setiap hari di saat terbitnya matahari: berbuat adil terhadap dua orang (mendamaikan) adalah sedekah; menolong seseorang naik kendaraannya, membimbingnya, dan mengangkat barang bawaannya adalah sedekah, ucapan yang baik adalah sedekah; Berkata yang baik juga termasuk sedekah. Begitupula setiap langkah berjalan untuk menunaikan sholat adalah sedekah. Serta menyingkirkan suatu rintangan dari jalan adalah sedekah."

HR. Bukhari dan Muslim.

Selamat menjalankan Sunnah Dhuha. Salam sehat.

19 Zulkaidah 1442H/30.06.2021.

 

lfh/LFH.

 

www.lydiafreyanihawadi.com

Youtube prof reni akbar hawadi

Ulul Albab (2)


Profil manusia Ulul Albab  dengan berbagai karakteristik, yang tersebar berulang kali dalam Al-Qur'an  menunjukkan Ulul Albab ini menjadi sosok manusia istimewa. Al-Qur'an secara jelas menyatakan Allah SWT akan mengangkat derajat mereka,  yang beriman dan  berilmu.

" ...niscaya Allah  akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat."

QS. Al-Mujadilah (58):11.

Demikian mulianya keimanan dan keilmuan seseorang sehingga Allah menjadikannya tempat bertanya,

"..maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui"

QS. An-Nahl (16):43.

Dapatlah disimpulkan, Ulul Albab adalah manusia pilihan. Manusia yang unggul dimata manusia terlebih Allah SWT, Sang Khalik.

Manusia Ulul Albab memiliki kekuatan spiritual, intelektual dan sosial yang tinggi. Dan unsur-unsur  kepribadiannya ini sebagaimana  tertera dalam Al-Qur'an.

Selamat menjalankan Sunnah Dhuha. Salam sehat.

18 Zulkaidah 1442H/29.06.2021.

 

lfh/LFH.

 

www.lydiafreyanihawadi.com

Youtube prof reni akbar hawadi

Selasa, 13 Juli 2021

Ulul Albab (1)


Pokok kehidupan manusia hanya satu, tidak lain tidak bukan beribadah kepada Sang Penciptanya, Allah SWT. Simaklah Firman Allah sebagai berikut:

"Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku"

QS. Az-Zariyat (51):56.

Al-Qur'an memberikan tuntunan macam manakah sosok manusia yang bisa dijadikan panutan dalam kehidupannya di dunia.

Dalam banyak referensi disebutkan  ada  istilah Ulul Albab muncul sebanyak 16 kali dalam Al-Qur'an dengan topik yang berbeda.

Salah satu makna Ulil Albab adalah orang yang berakal.

"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal,

(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), "Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka"   

QS. Ali'Imran (3): 190-191.

Dari ayat diatas ini nyatalah atribut manusia ulilalbab dilekatkan pada mereka yang senantiasa mengingat pada Allah SWT di kesehariannya dalam situasi dan kondisi apapun.

Selamat menjalankan Sunnah Dhuha. Salam sehat.

17 Zulkaidah 1442H/28.06.2021.

 

lfh/LFH.

 

www.lydiafreyanihawadi.com

Youtube prof reni akbar hawadi

Khalifah di Bumi


Allah berfirman tentang awal penciptaan manusia:

" Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, "Aku hendak menjadikan khalifah dibumi." Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah disana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?" Dia berfirman, "Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.

QS.Al-Baqarah(2): 30.

"Wahai Dawud! Sesungguhnya engkau Kami jadikan khalifah(penguasa) di bumi, maka berilah keputusan  perkara diantara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu"

QS:Sad (38

Dua ayat ini menjawab "visi misi" Allah SWT terhadap kehidupan manusia sebagai khalifah di bumi.

Selamat menunaikan sholat sunnah Dhuha. Salam sehat.

16 Zulkaidah 1442H/27.06.2021.

lfh/LFH.

 

www.lydiafreyanihawadi.com

Youtube prof reni akbar hawadi

 

Qada dan Qadar


Ingat Qada dan Qadar, Ingat Rukun Iman!

Rasulullah SAW bersabda:

"Allah telah menetapkan takdir untuk setiap makhluk sejak limapuluh ribu tahun sebelum penciptaan langit dan bumi."

HR.Muslim

Pengertian Qada yaitu setiap ketetapan dari Allah SWT sejak sebelum diciptakan alam semesta sesuai kehendakNya; mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan mahluk CiptaanNya, yang saat ini belum terjadi dan semua menjadi rahasia Ilahi.

Qadar yaitu perwujudan dari Qada Allah dalam kadar tertentu sesuai kehendakNya.

Qadar lebih sering disebut takdir atau segala sesuatu yang telah terjadi pada makhlukNya.

Qada seperti rencana dan Qadar adalah perwujudan dari Qada.

"...Dan ketetapan Allah itu suatu ketetapan yang pasti berlaku."

QS. Al-Ahzab (33):38

"Sungguh, Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran".

QS. Al-Qamar (54): 49.

Selamat menunaikan sholat sunnah Dhuha. Salam sehat.

15 Zulkaidah 1442H/26.06.2021.

lfh/LFH.

 

www.lydiafreyanihawadi.com

Youtube prof reni akbar hawadi

Batil


Mengutip Wikipedia, kata batil secara harafiah berarti tidak terpakai atau rusak.

Batil adalah suatu pekerjaan yang diperintahkan agama yang dilakukan seseorang dengan tidak memenuhi rukun atau syarat yang telah ditentukan oleh agama.

Dicontohkan, ketika urutan berwudhu sesuka hati tanpa melihat urutan yang disunahkan nabi, maka wudhu itu menjadi tidak sah.

Untuk itu jika ada perbuatan yang menjurus ke hal yang batil harus dilakukan pengulangan agar dapat memenuhi sesuai dengan syarat dan ketentuan yang ditetapkan dalam agama Islam.

Dalam Al Qur'an  pemakaian kata batil sering dihadapkan dengan yang benar (al-haqq) seperti firman Allah SWT :

"Dan janganlah kamu campur adukan kebenaran dengan kebatilan dan (janganlah) kamu sembunyikan kebenaran, sedangkan kamu mengetahuinya"

QS. Al-Baqarah (2): 42.

Firman Allah SWT  tentang kebenaran :

"Kebenaran itu dari Tuhanmu, karena itu janganlah engkau (Muhammad) termasuk orang -orang yang ragu"

QS. Ali'Imran (3):60.

Sedangkan kebatilan datangnya dari setan. Allah SWT menganjurkan kita agar kita berIslam secara keseluruhan dan tidak mengikuti langkah setan.

"Wahai orang -orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh ia musuh yang nyata bagimu".

QS. Al-Baqarah (2) :208.

Setiap kebenaran itu hukumnya halal karena tergolong kedalam katagori amaran Allah dan setiap kebatilan itu hukumnya haram karena cenderung mengikuti ajakan setan.

Selamat menunaikan sholat sunnah Dhuha. Salam sehat.

14 Zulkaidah 1442H/25.06.2021.

lfh/LFH.

 

www.lydiafreyanihawadi.com

Youtube prof reni akbar hawadi

 

Tawadhu


Istilah tawadhu adalah perilaku seseorang yang memiliki watak rendah hati, tidak sombong, atau merendahkan diri agar tidak terlihat sombong.

"Tidaklah seseorang memiliki sifat tawadhu' (rendah hati) karena Allah, melainkan Allah akan meninggikannya."

HR. Muslim no.2588

"Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan, "Salam"."

QS. Al-Furqan (25):63.

Memiliki sifat tawadhu akan membuat seseorang lebih disayang dan dicintai, seperti sabda Nabi Muhammad SAW:

"Dan sesungguhnya Allah mewahyukan padaku untuk memiliki sifat tawadhu. Janganlah seseorang menyombongkan diri dan melampaui batas pada yang lain".

HR.Muslim.

"Siapa yang tawadhu' karena Allah, maka Allah akan mengangkat (derajat)nya (di dunia dan akhirat), dan siapa yang sombong maka Allah akan merendahkannya"

Imam Ibnu Mandah dan imam Abu Nu'aim dari sahabat Aus bin Khauli r.a

"Tidak ada manusia di kepalanya ada dua rantai, rantai di langit ke tujuh dan rantai di bumi ketujuh. Jika ia tawadhu' maka Allah akan mengangkatnya dengan rantai ke langit ketujuh dan jika ia sombong maka Allah akan merendahkannya dengan rantai ke bumi ke tujuh"

Imam Al-Kharaithi, imam Al-Hasan bin Sufyan, Ibnu La'al, dan imam Ad-Dailami dari sahabat Anas bin Malik r.a.

Selamat menunaikan sholat sunnah Dhuha. Salam sehat.

13 Zulkaidah 1442H/24.06.2021.

lfh/LFH.

www.lydiafreyanihawadi.com

Youtube prof reni akbar hawadi


Jalan yang Lurus


Hidup merupakan perjalanan menuju Allah Yang Menciptakan Manusia. Agar perjalanannya selamat, ada kaidah, tuntunan yang harus dipatuhi. Dalam surat Al-Fatihah disebutkan,

Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat

QS.Al-Fatihah: 6-7.

Makna bacaan di atas mengutip Ibnu Katsir  dari perkataan Imam Abu Ja'far bin Jarir bahwa para ulama sepakat menyatakan jalan yang lurus secara letterlijk adalah jalan yang tidak bengkok.

Kemudian pakar tafsir menjelaskan kata tidak bengkok adalah sebagai ungkapan bahwa mengikuti jalan nabi, mengikuti Islam, mengikuti Al'Quran.

Jalan lurus yang kita ikuti adalah jalan yang  diberi nikmat  oleh Allah, sesuai firmanNya :

" Dan barang siapa  yang mentaati Allah dan Rasul (Nya) , mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi-nabi, shaddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang shalih."

QS.An-Nissa :69

Jalan yang lurus (bukan jalan yang bengkok alias sesat) adalah jalan bagi orang-orang yang ingin selamat menghadap Allah.

" ...kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih."

QS. Asy-Syu'ara' (26): 89.

Allah SWT memberikan akal,  kemampuan berpikir pada manusia yang berfungsi menuntunnya untuk berperilaku pada kebaikan dan kebenaran.

Allah SWT memberikan petunjuk  atas hal-hal baik dan benar sesuai yang digariskanNya.

"Dan inilah jalan Tuhanmu;(jalan) yang lurus."

QS. Al-An'am (6):126.

Dan manusia diingatkan jangan mencari jalan yang menyusahkannya ataupun memilih jalan yang sesat.

"..jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya".

QS.An-Nisa' (4): 34

"Dan pasti Kami tunjuk mereka kepada jalan lurus."

QS.An-Nisa' (4):68.

Rasulullah Shallallahu'Alaihi wa Sallam membuat sebuah garis lurus bagi kami,lalu bersabda: "Ini adalah jalan Allah, kemudian beliau membuat garis lain pada sisi  kiri dan kanan garis tersebut, lalu bersabda"Ini adalah jalan -jalan (yang banyak). Pada setiap jalan ada syetan yamg mengajak kepada jalan itu"

Mereka yang buta hatinya di dunia, disebutkan dalam firman Allah SWT akan lebih tersesat yaitu:

"Dan barangsiapa  buta (hatinya) didunia ini, maka di akherat  dia akan buta dan tersesat jauh dari jalan  (yang benar)".

QS.Al-Isra (17): 72.

Selamat menunaikan sholat sunnah Dhuha. Salam sehat.

3 Zulkaidah 1442H/14.06.2021.

lfh/LFH.

Rabu, 07 Juli 2021

Cinta Allah SWT


Bukti bahwa kita mencintai Sang Khalik adalah dengan menjalankan setiap perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya.

"Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu." Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang"

QS.Ali'Imran (3):31

Rasulullah Shallallahu'Alaihi Wa Sallam bersabda:

"Cintailah Allah atas anugerah nikmat yang diberikan kepadamu, dan cintailah aku karena cinta kepada Allah, dan cintailah keluargaku karena mencintaiku"

Hadist riwayat At-Tirmidzy dan al-Hakim

"Ada tiga perkara, yang apabila  perkara tersebut ada pada seseorang, maka ia mendapatkan manisnya iman, yaitu (1) barangsiapa yang Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai dari selain keduanya,_ (2) apabila ia mencintai seseorang, ia hanya mencintainya karena Allah. (3) Ia benci untuk kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkannya sebagaimana ia benci  untuk dilemparkan ke dalam Neraka."

HR. Al-Bukhari No.16

Ibnu Katsir menggaris bawahi "kalian akan memperoleh balasan yang lebih daripada apa yang dianjurkan kepada kalian agar kalian mencintai-Nya, yaitu Dia mencintai kalian. Kecintaan Allah kepada kalian dinilai lebih besar daripada yang pertama, yaitu kecintaan kalian kepada-Nya"

Selamat menunaikan sholat sunnah Dhuha. Salam sehat.

11 Zulkaidah 1442H/22.06.2021.

 

lfh/LFH.

www.lydiafreyanihawadi.com

Youtube prof reni akbar hawadi

Islam Kaffah


Al-Qur'an secara tegas menyeru orang-orang beriman untuk melaksanakan ajaran Islam secara menyeluruh, bukan sebagian-sebagian.

"Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu."

QS. Al-Baqarah (2):208.

Imam Ibn Katsir rahimahullah mengatakan, "Allah ta'ala berfirman menyeru para hamba-Nya yang beriman kepada-Nya serta membenarkan rasul-Nya untuk mengambil seluruh ajaran dan syari'at; melaksanakan seluruh perintah dan meninggalkan seluruh larangan sesuai kemampuan mereka."

(Tafsir Ibn Katsir 1/335).

Menjalankan Islam secara kaffah (keseluruhan) adalah pemaknaan dan perwujudan dalam nilai-nilai dan prinsip-prinsip seperti keadilan, perdamaian, keamanan, kesejahteraan seperti dalam surat-surat Al-Qur'an.

Amalkan ajaran Islam tidak hanya bentuk lahiriah, formal atau instrumental belaka namun secara keseluruhan berdasarkan Al-Qur'an dan Hadist.

Selamat menunaikan sholat sunnah Dhuha. Salam sehat.

11 Zulkaidah 1442H/22.06.2021.

lfh/LFH.

www.lydiafreyanihawadi.com

Youtube prof reni akbar hawadi

Mengutamakan Orang Lain


Iman tidak hanya dinyatakan secara lisan, tetapi harus juga tercermin dalam perbuatan sehari-hari. Seseorang belum bisa dikatakan  sebagai mukmin yang sempurna jika ia masih bersikap tidak acuh terhadap saudaranya. Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Salah seorang dari kalian belum dikatakan beriman sampai mencintai untuk saudaranya, apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri".

Kaum muslim ibarat satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuhnya sakit, maka anggora tubuh lainnya ikut merasakan sakit.

Begitu pula dengan derita yang dialami oleh saudaranya juga merupakan derita kita semua. Kebahagiaan yang mereka rasakan, juga merupakan kebahagiaan kita semua

"Bukanlah seorang mukmin; seseorang yang merasa kenyang, sementara tetangganya kelaparan"

Shahih al-Adabul Mufrad, no.82.

Bagaimanakah cara sesama Muslim menghormati dan menghargai orang lain, berikut dijelaskan  oleh al-Bukhari dan Muslim sebagai berikut:

"Hak seorang Muslim terhadap Muslim lainnya ada lima, yaitu 1) apabila bertemu, berilah salam kepadanya, 2) mengunjunginya, apabila ia (Muslim lain) sedang sakit, 3) mengantarkan jenazahnya, apabila ia meninggal dunia, 4) memenuhi undangannya, apabila ia mengundang dan  5) mendoakannya apabila ia bersin".

H.R. Bukhari dan Muslim.

Selamat menunaikan sholat sunnah Dhuha. Salam sehat.

10 Zulkaidah 1442H/21.06.2021.

lfh/LFH.

www.lydiafreyanihawadi.com

Youtube prof reni akbar hawadi

Doa yang mustajab (5)


Allah SWT sangat mencintai hambanya yang berdoa.

"Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku, akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina".

QS.Al-Mu'min (40):60.

Mengapa banyak orang yang selalu ingin kembali ke tanah suci? Disinilah Allah banyak memberikan pada hambaNya untuk dikabulkannya doa.

Saat menunaikan haji dan umrah

"Orang yang berperang di jalan Allah, yang sedang ibadah haji, dan orang yang sedang berumrah adalah utusan Allah. Allah memanggil mereka, kemudian mereka memenuhi panggilan itu. Sehingga jika mereka memohon kepada Allah, maka Allah akan memberinya"

Hari Arafah

Doa akan dikabulkan saat jamaah haji tengah melakukan wukuf di Arafah.

"Doa yang terbaik adalah ketika hari Arafah"

At Tirmidzi 3585

Ketika meminum air zam-zam

"Khasiat air zam-zam itu sesuai niat peminumnya"

HR.Ibnu Majah, 2/1018. Dishahihkan Al Albani dalam Shahih Ibni Majah, 2502.

Ketika minum air zam-zam disunahkan dalam keadaan berdiri dan menghadap kiblat kemudian berdoa.

"Rasulullah shallallahu'alaihi wassallam pernah membawa air zam-zam dalam botol atau tempat air.Ada orang yang tertimpa sakit, kemudian beliau menyembuhkan dengan air zam-zam."

Diriwayatkan oleh Al Baihaqiy dalam Sunanul Kubro5/202 dan Syu'abnul Iman 3/1520. Kholad bin Yazid bersendirian. Syaikh Al Albani dalam As Silsilah Ash Shohihah no.883 mengatakan bahwa hadist ini shahih karena memiliki penguat dari jalur Abu Zubair.

"Sebaik-baik air di muka bumi adalah air zam-zam. Air tersebut bisa menjadi makanan yang mengenyangkan dan bisa sebagai obat penyakit"

HR.Muslim no.4520.

Selamat menunaikan sholat sunnah Dhuha. Salam sehat.

9 Zulkaidah 1442H/20.06.2021.

 

lfh/LFH.

www.lydiafreyanihawadi.com

Youtube prof reni akbar hawadi

Doa yang mustajab (4)


Doa orang tua kepada anaknya

Hadist yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi menyatakan, "Ridha Allah bersama ridha orang tua. Dan murka-Nya bersama ridha orang tua".

Orang yang sedang berpuasa

Berdasarkan hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dari Abu Hurairah. Dalam riwayat tersebut, Rasulullah Shallallahu'Alaihi Wasallam  bersabda

"orang yang berpuasa itu tidak ditolak doanya"

Riwayat lain menyebutkan, "Tiga doa yang tidak ditolak, (salah satunya) orang yang berpuasa hingga berbuka."

Musafir atau orang yang sedang menempuh perjalanan jauh

"Tiga doa yang mustajab, tak diragukan lagi di dalam ketiganya, (salah satunya) yakni doa orang musafir.

Orang yang sedang mengalami kesulitan.

"Bukankah Dia (Allah) yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila dia berdoa kepadaNya"

QS. An-Naml (27):62.

Anak yang shaleh dan berbakti kepada orang tuanya

"Ketika anak Adam meninggal, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya".

Informasi  ini dikuatkan oleh riwayat Ibnu Majah dari Abu Hurairah yaitu:

"Sesungguhnya ada seorang hamba yang diangkat derajatnya di surga".

Hamba itu bertanya, "Karena apa yang aku peroleh" ini? Jawabnya, "Itu berkat istigfar anakmu untukmu."

Orang yang tidur dalam keadaan suci dan berdzikir mengingat Allah

Hadist riwayat Ahmad dari Mu'adz ibn Jabal menyebutkan:

" Tidaklah seorang Muslim tidur dalam keadaan berdzikir dan suci, kemudian terbangun  di waktu malam dan memohon kebaikan dunia dan akhirat, kecuali Allah mengabulkan permintaannya".

Selamat menunaikan sholat sunnah Dhuha. Salam sehat.

8 Zulkaidah 1442H/19.06.2021.

 

lfh/LFH.

www.lydiafreyanihawadi.com

Youtube prof reni akbar hawadi

Doa yang mustajab (3)


Sebuah pengharapan digantungkan manusia agar doa yang dipanjatkan dapat dikabulkan.

Allah SWT Maha Pengasih lagi Maha Penyayang tidak hanya memberikan lima waktu yang terbaik untuk berdoa yaitu sholat fardhu.

Namun juga di waktu-waktu  tertentu dimana doa kita dikabulkan, diijabah  oleh Allah SWT yaitu:

Malam Lailatul Qadar

"Aku bertanya kepada Rasulullah : Wahai Rasulullah, menurutmu apa  yang sebaiknya aku ucapkan jika aku menemukan malam Lailatul Qadar?" Beliau bersabda:

"Berdoalah" Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan menyukai sifat pemaaf, maka ampunilah aku"

HR.Tirmidzi, Ibnu Majah.

Hujan turun

"Doa tidak tertolak pada dua waktu, yaitu ketika adzan berkumandang dan ketika hujan turun"

HR.Al-Hakim, 2534, dishahikan Al-Albani di Shahih Al-Jami, 3078.

Orang yang memperbanyak Berdoa pada saat lapang dan bahagia

Dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu bahwa Rasulullah Shalllallahu'alaihi wasallam bersabda:

"Barangsiapa yang ingin doanya terkabul pada saat sedih dan susah, maka hendaklah memperbanyak berdoa pada saat lapang"

Dihasankan oleh Al-Albani no.2693.

Orang yang Teraniaya

"Takutlah kepada doa orang-orang yang teraniaya, sebab tidak ada hijab antaranya dengan Allah untuk mengabulkan."

Shahih Muslim, kitab Iman 1/37-38)

Doa orangtua terhadap anaknya, doa orang yang sedang berpuasa dan doa seorang musafir.

"Tiga orang yang doanya pasti terkabulkan; doa orang yang teraniaya;doa seorang musafir dan doa orang tua terhadap anaknya".

Dihasankan Al-Albani dalam silsilah Shahihah

Selamat menunaikan sholat sunnah Dhuha. Salam sehat.

7 Zulkaidah 1442H/18.06.2021.

 

lfh/LFH.

www.lydiafreyanihawadi.com

Youtube prof reni akbar hawadi

Doa yang mustajab (2)




Doa merupakan ibadah termulia dan menempati kedudukan paling tinggi.

"Doa adalah ibadah"

HR.Tirmidzy.Hadist ini dinilai sahih oleh Tirmidzy.

"Tidak ada sesuatu yang lebih mulia di sisi Allah dibandingkan doa"

HR.Tirmidzy dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu. Ibn Hibban menilai hadist ini sahih.

Doa adalah tanda ketawakalan kita pada Allah. Tanda bahwa kita membutuhkanNya.

Doa merupakan ekspresi ketidak berdayaan manusia sebagai hamba Allah.

Doa sekaligus bermakna pujian kita  pada Allah seraya berharap Allah  yang Maha Pengasih Maha Penyayang mengabulkan pinta kita.

"Dan Tuhanmu berfirman,"Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu."

QS.Al-Mu'min (40):60.

Berikut ini saya lanjutkan tulisan saya tentang  kapan saat doa-doa yang kita panjatkan akan  dikabulkan Allah.

Doa mustajab antara lain berada saat sholat wajib lima waktu. Selain saat adzan berkumandang dan waktu diantara adzan dan iqamah, waktu-waktu doa mustajab  sesuai sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam yaitu:

Ketika sedang sujud dalam shalat

" Seorang hamba berada paling dekat dengan Rabb-nya ialah ketika ia sedang bersujud. Maka perbanyaklah berdoa ketika itu"

HR.Muslim, no.482.

Ketika sebelum salam pada shalat wajib

"Ada yang bertanya: Wahai Rasulullah, kapan doa kita didengar oleh Allah? Beliau bersabda "Diakhir malam dan diakhir shalat wajib"

HR.Tirmidzi, no.3499.

Selain saat waktu sholat lima waktu, doa yang mustajab disebutkan:

Di hari Jumat

"Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa sallam menyebutkan tentang hari Jumat kemudian beliau bersabda " Di dalamnya terdapat waktu. Jika seorang muslim berdoa ketika itu, pasti diberikan apa yang ia minta"

HR.Bukhari 935, Muslim 852 dari sahabat Abu Hurairah Radhiallahu'anhu.

Hari Rabu antara Dzuhur dan Ashar

"Nabi Shalallahu'alaihi Wa sallam berdoa di Masjid Al Fath 3x, yaitu hari Senin, Selasa dan Rabu. Pada hari Rabulah doanya dikabulkan, yaitu diantara dua shalat. Ini diketahui dari kegembiraan di wajah beliau. Berkata Jabir: ' Tidaklah suatu perkara penting yang berat pada saya kecuali saya memilih waktu ini untuk berdoa, dan saya mendapati dikabulkannya doa saya"

"Pada hari Rabu lah doanya dikabulkan, yaitu diantara shalat Dzuhur dan Ashar"

HR.Ahmad, no.14603 disahihkan Al Albani di Shahih At Targhib, 1185.

Selamat menunaikan sholat sunnah Dhuha. Salam sehat.

6 Zulkaidah 1442H/17.06.2021.

lfh/LFH.

www.lydiafreyanihawadi.com

Youtube prof reni akbar hawadi

Doa yang mustajab (1)


Selama manusia tidak lepas dari masalah  maka sepanjang itu pula manusia membutuhkan solusi agar keluar dari persoalan.

Doa lah solusinya.Doa sarana komunikasi manusia dengan Sang Khalik Allah SWT untuk meminta pertolongan.

Berdoalah..mintalah terus..berilah petunjuk..beri kemudahan...berilah kelancaran ..tolong kabulkan yaa Allah..

Kita harus yakin tidak ada doa yang sia-sia. Doa sepanjang kita butuhkan pasti dijawab hanya masalahnya soal waktu. Kapan doa dikabulkan? Tidak satupun kita mengetahuinya.  Ada doa yang seketika dikabulkan dan ada yang lama. Ini hak Allah.

Kita manusia sebagai hambaNya hanya terus berusaha, berdoa dan bersabar sampai doa dikabulkan.

Hal yang perlu kita lakukan juga adalah introspeksi, mengapa doa kita belum dikabulkan seraya terus meningkatkan kualitas doa kita, sholat kita dan mengenali kapan waktu-waktu mustajab suatu doa dikabulkan.

Saat adzan berkumandang adalah waktu yang mustajab untuk berdoa. Untuk itu stop semua aktivitas kita saat adzan masuk! Jawablah adzan dengan lafadzh yang sama.

Demikian pula diantara adzan dan iqamah adalah waktu yang dianjurkan untuk berdoa.

Rasulullah Shallallahu'alaihi aa sallam bersabda:

" Doa tidak tertolak pada dua waktu, atau minimal kemungkian tertolaknya yaitu ketika adzan berkumandang dan saat perang berkecamuk, ketika kedua kubu saling menyerang"

HR. Abu Daud, 2540.

" Doa diantara adzan dan iqamah tidak tertolak"

HR. Tirmidzi 212

Doa menunjukan  manusia butuh Allah. Manusia bukan siapa-siapa, manusia hamba Allah. Allah tempat kita meminta. Tiada ada tempat meminta yang lebih baik selain kepada Allah SWT.

Selamat menunaikan sholat sunnah Dhuha. Salam sehat.

5 Zulkaidah 1442H/16.06.2021.

lfh/LFH.

www.lydiafreyanihawadi.com

Youtube prof reni akbar hawadi

Halalan Thayyiban


Kata halal dan thayyib (baik) merupakan dua kata yang selalu dirangkaikan satu dengan lainnya, merujuk pada masalah yang terkait dengan aktivitas makanan manusia.

Dua kata ini, mutlak harus terpenuhi dalam perilaku seorang muslim yang memasukkan sesuatu ke dalam tubuhnya . Halal berkait erat dengan standar syariat yang melegalisasinya. Adapun thayyib berkenaan dengan standar kelayakan, kebersihan, dan efek fungsional bagi manusia.

"...makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya."

QS. An-Nahl (16):114.

Urusan makanan dan agama ini diibaratkan Imam Al-Ghazali sebagai pondasi sebuah bangunan. Beliau mengutip hadist yang diriwayatkan Ibnu Murdawaih" perbaikilah makananmu, niscaya Allah akan mengabulkan doa'mu".

Allah memberikan sabdanya di awal Al Qur'an sebagai berikut:

"Wahai manusia!Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu"

QS. Al-Baqarah (2):168.

Dengan makanan yang halal dan baik menunjukan ketaatan seseorang pada Allah SWT.

"Dan makanlah dari apa yang telah diberikan Allah kepadamu sebagai rezeki yang halal dan baik, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.".

QS. Al-Maidah (5):88.

"Maka makanlah dari sebagian rampasan perang yang telah kamu peroleh itu, sebagai makanan yang halal lagi baik, dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang."

QS. Al-Anfal (8):69

Selamat menunaikan sholat sunnah Dhuha. Salam sehat.

4 Zulkaidah 1442H/15.06.2021.

lfh/LFH.

www.lydiafreyanihawadi.com

Youtube prof reni akbar hawadi

Jalan yang lurus bukan yang sesat


Hidup merupakan perjalanan menuju Allah Yang Menciptakan Manusia. Agar perjalanannya selamat, ada kaidah, tuntunan yang harus dipatuhi. Dalam surat Al-Fatihah disebutkan,

Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat

QS.Al-Fatihah: 6-7.

Makna bacaan di atas mengutip Ibnu Katsir  dari perkataan Imam Abu Ja'far bin Jarir bahwa para ulama sepakat menyatakan jalan yang lurus secara letterlijk adalah jalan yang tidak bengkok.

Kemudian pakar tafsir menjelaskan kata tidak bengkok adalah sebagai ungkapan bahwa mengikuti jalan nabi, mengikuti Islam, mengikuti Al'Quran.

Jalan lurus yang kita ikuti adalah jalan yang  diberi nikmat  oleh Allah, sesuai firmanNya :

" Dan barang siapa  yang mentaati Allah dan Rasul (Nya) , mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi-nabi, shaddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang shalih."

QS.An-Nissa :69

Jalan yang lurus (bukan jalan yang bengkok alias sesat) adalah jalan bagi orang-orang yang ingin selamat menghadap Allah.

" ...kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih."

QS. Asy-Syu'ara' (26): 89.

Allah SWT memberikan akal,  kemampuan berpikir pada manusia yang berfungsi menuntunnya untuk berperilaku pada kebaikan dan kebenaran.

Allah SWT memberikan petunjuk  atas hal-hal baik dan benar sesuai yang digariskanNya.

"Dan inilah jalan Tuhanmu;(jalan) yang lurus."

QS. Al-An'am (6):126.

Dan manusia diingatkan jangan mencari jalan yang menyusahkannya ataupun memilih jalan yang sesat.

"..jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya".

QS.An-Nisa' (4): 34

"Dan pasti Kami tunjuk mereka kepada jalan lurus."

QS.An-Nisa' (4):68.

Rasulullah Shallallahu'Alaihi wa Sallam membuat sebuah garis lurus bagi kami,lalu bersabda: "Ini adalah jalan Allah, kemudian beliau membuat garis lain pada sisi  kiri dan kanan garis tersebut, lalu bersabda"Ini adalah jalan -jalan (yang banyak). Pada setiap jalan ada syetan yamg mengajak kepada jalan itu"

Mereka yang buta hatinya di dunia, disebutkan dalam firman Allah SWT akan lebih tersesat yaitu:

"Dan barangsiapa  buta (hatinya) didunia ini, maka di akherat  dia akan buta dan tersesat jauh dari jalan  (yang benar)".

QS.Al-Isra (17): 72.

Selamat menunaikan sholat sunnah Dhuha. Salam sehat.

3 Zulkaidah 1442H/14.06.2021.

lfh/LFH.

Sabtu, 03 Juli 2021

Bertawakal


Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang.

Tunjukilah kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat.                  

              Bertawakal

Bertawakal atau berpasrah diri pada Allah SWT.

"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya".

QS. Al-Baqarah (2):286.

Kata pasrah yang diucapkan seseorang, misal kala ia telah berupaya keras dan menanti hasil akhirnya, merupakan indikasi adanya ketaqwaan kita sebagai manusia yang bergantung pada Allah SWT. Bahwa apapun hasil finalnya merupakan hak prerogratifNya. Dan menjadi yang terbaik bagi orang tersebut.

Apapun segala sesuatu yang terjadi menimpa seseorang diyakini merupakan ketetapanNya yang terbaik.

Berpasrah diri pada Allah SWT berarti menyerahkan sepenuhnya tangan Allah yang bekerja untuk memberi pertolongan, dan memberikan kemudahan sesudahnya.

"Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan"

QS. Al-Insyirah (94):5.

Berpasrah diri disertai dengan keikhlasan dan kesabaran merupakan puncak penyerahan diri sepenuhnya seseorang sebagai hamba Allah yang beriman.

" Dan janganlah  kamu (merasa) lemah, dan jangan (pula) bersedih hati, sebab kamu paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang beriman."

QS. Ali 'Imran (3):139.

Dan kesabaran dalam kepasrahan diri yang dijalankan seseorang akan memperoleh pahala dari Allah SWT, Allah akan mencukupkan keperluannya dan rizki yang berkah.

"Dan bersabarlah, karena sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang yang berbuat kebaikan."

QS. Hud (11):115.

"Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya."

QS.  At-Talaq (65):3

"Sungguh, seandainya kalian bertawakal kepada Allah sebenar-benar tawakal, niscaya kalian akan diberi rizki (yang berkah)".

HR.Tirmidzi

Selamat menunaikan sholat sunnah Dhuha. Salam sehat.

2 Zulkaidah 1442H/13.06.2021.

lfh/LFH.

Copyright © Ren Lydia Freyani Hawadi | Guru Besar Universitas Indonesia