Rabu, 29 Januari 2020

GLASGOW


Saat ditawari suami untuk nonton konser tunggal Sir Paul Mc Cartney di The SSE Hydro, Glasgow  seperti percaya tidak percaya. Nama Paul Mc Cartney identik dengan The Beatles, band legendaris yang saya kenal sejak usia Balita. Bukan suami saja yang excited, sayapun demikian. Bersyukur setelah 47 tahun  saya dan suami akhirnya bisa melihat langsung aksi panggung Paul selama 3 jam nonstop. Ada 40 lagu yang dibawakan mulai dari jaman The Wings, The Quarry Men, The Beatles sampai karir solonya Paul. Semua lagu yang hits membuat penonton yang mayoritas berusia kepala 6 keatas bergoyang, bertepuk tangan sambil ikut bernyanyi.

Terbang selama13 Jam ke Glasgow di Bulan Desember 2018  dengan suhu 7 derajat Celcius merupakan hal yang sangat menantang. Ini sekaligus kado Ulang Tahun Ke 63 Idjul, suami saya.

Kami sampai di Glasgow, H-2 sebelum konser Mc Cartney. Dua malam tiga hari terasa singkat, jadi begitu tiba di hotel pagi hari  kami menitip di concierge semua koper dan mengganti pakaian. Sejak di Jakarta saya sudah persiapkan diri dengan baik untuk kemana saja.

Kami bersightseeing dengan open-top double decker bus dengan mengambil paket  tur yang berdurasi 90 menit dan bisa hop on hop off, untuk selama 2 hari. Dalam waktu singkat kami langsung bisa mengenal Glasgow kota terbesar di Scotlandia.  Jumlah penduduk sedikit, jalan yang lengang dan udara yang bersih membuat mood semakin lebih enak.

 University of Glasgow jd tempat pertama yang kami kunjungi pada hari pertama. Suasana universitas yang sudah ada sejak tahun 1451 dengan bangunan kuno, mahasiswa yang tampak sophisticated, berpakaian keren, semakin membuat berat langkah saya meninggalkan kampus prestisius ini.

Kota Glasgow  mempunyai ciri khas yang menonjol yaitu banyak mural ukuran raksasa di setiap dinding gedung bertingkat. Mural yang di lukis  profesional dan sangat indah mulai dari wajah-wajah  tokoh setempat yang berjasa, orang bekend dunia dan gambar lainnya.
***

Copyright © Ren Lydia Freyani Hawadi | Guru Besar Universitas Indonesia