Rabu, 21 Maret 2018

Dirjen PAUD: Anak Perlu Diberi Ilmu Tentang Kejahatan Seks


Jakarta, HanTer - Maraknya pelecehan seksual pada anak disebabkan ketidaktahuan anak tentang seks dan kurangnya pengawasan orang tua pada anak membuat pemerintah khususnya Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini melakukan pemberian pengetahuan tentang kejahatan seksual terhadap anak.
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal (Dirjen PAUD-NI) Prof. Dr. Lydia Freyani Hawadi menghimbau agar anak – anak diberi pengetahuan mengenai kejahatan seksual dan selalu menjaga barang berharga yang mereka miliki agar tidak seorangpun diperbolehkan menyentuh tubuh mereka.
“Jangan katanya itu burung kepada anak laki – laki tapi katakan bahwa itu penis dan katakan itu vagina kepada anak perempuan, itu adalah barang yang paling berharga yang harus di jaga kesuciannya,” tegas Lydia di Kepualuan Seribu.
Lebih jauh Lydia mengatakan agar para  orang tua murid mengenai pendidikan selain di sekolah, orang tua harus mengajarkan kepada anaknya yang masih di usia dini agar berani ke toilet sendiri dan ketika pulang dari sekolah tanyakan kegiatan anaknya sewaktu berada di sekolah.
“Janganlah percaya kepada siapapun karena kejahatan seksual bisa terjadi oleh orang terdekat,” ujar Lydia.
Karena itu, Lydia menambahkan, sebaiknya anak-anak dibekali pengetahuan yang cukup tentang kejahatan seksual agar anak-anak dapat terhindar dari para pelaku criminal yang akhir-akhir ini banyak bermunculan.


(Hendro)

Sumber: http://www.harianterbit.com/hanteriptek/read/2014/05/13/2212/33/22/Dirjen-PAUD-Anak-Perlu-Diberi-Ilmu-Tentang-Kejahatan-Seks

Copyright © Ren Lydia Freyani Hawadi | Guru Besar Universitas Indonesia