Senin, 05 Maret 2018

Kak Reni Ketua Umum Wanita FKPPI

Oleh Hardian Uli Silalahi
Mantan Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Wanita FKPPI, Presiden Direktur PT. Jaya Ritel Indonesia

Suatu siang Kak Reni telpon saya, bercerita  bahwa saat Kak Reni masih menjabat Dirjen Paudni ditelpon oleh Bang Indra Bambang Utoyo (IBU). Mas IBU menyampaikan pesan Ketum PP FKPPI yang menunjuk  Kak Reni sebagai Wakil Ketua FKPPI  yang membidangi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.  Kak Reni  menggantikan posisi jabatan almarhumah Kak Kartini Mayelli.
Namun karena padatnya kegiatan sebagai Dirjen, Kak Reni mengakui tidak sempat  touch apapun terkait jabatan barunya d FKPPI.

Kemudian sampailah  satu siang itu saat aktivitas Kak Reni sudah senggang,  tidak lagi jadi Dirjen Kak Reni menelpon saya untuk ketemu mewujudkan amanah yang dibebankan Mas Pontjo Sutowo.
Memang sesuai dengan Hasil Munas FKPPI 2008 bahwa harus ada dibentuk suatu wadah untuk wanita FKPPI. Jadi saya diminta Kak Reni membantu mewujudkan Pengurus Pusat Wanita FKPPI. Kak Reni minta untuk kontak beberapa senior dan teman yang bisa  diandalkan  untuk membahas pembentukan Pengurus Pusat Wanita FKPPI.

Halal bi halal kami pilih sebagai momentum pertemuan perdana dari 7 orang wanita yaitu  Sri Rejeki,  Wati Amir, Prof. Reni Hawadi, Fiene Waas, Endang Rama Budi, Anna Sentot dan Uli Silalahi.

Setelah pertemuan di Dapur Sunda tersebut, saya yang diminta sejak awal oleh Kak Reni sebagai Sekjen jadi sering  ketemu di Kwarnas (saat itu posisi Kak Reni adalah wakil Ketua Kwarnas Bidang Binawasa) pembahasannya cukup serius karena mencari mereka  yang berminat dan mampu menjadi PP Wanita FKPPI.  Ini tidak mudah namun juga bukan hal yang sulit, karena harus mengakomodasi berbagai kelompok pertemanan.

Saya dan Kak Reni sangat antusias mencari pengurus dan Kak Reni berdedikasi dengan  komitmennya untuk membentuk Wanita FKPPI. Kak Reni sangat mengarahkan saya untuk mencari wanita-wanita FKPPI yang sudah berprestasi atau sudah mempunyai pengalaman untuk organisasi. Kak Reni sangat detail sekali mengarahkan saya,  mengingat sosoknya yang seorang mantan Dirjen dan seorang Professor. 
Sesuai dengan target kami,  pada bulan 11 September 2014 di Hotel Sultan resmilah terbentuk Pengurus Pusat Wanita FKPPI. Ketua Umum PP FKPPI Pontjo Sutowo  melantik Kak Reni sebagai Ketua Umum PP Wanita FKPPI. 

Dan saya sendiri menjadi Sekretaris Jenderal. Terimakasih Kak Reni. Akhirnya  organisasi yang diamanahkan Hasil Munas FKPPI Tahun 2008 bisa terbentuk dalam waktu kurang lebih hampir 2 bulan.
***

Copyright © Ren Lydia Freyani Hawadi | Guru Besar Universitas Indonesia